Manfaat Madu

Manfaat Madu Bagi Kesehatan

Madu adalah hasil produksi dari hewan lebah yang kini telah dikenal lebih jauh karena khasiatnya bagi kesehatan yang melimpah.Tak heran jika madu banyak digunakan untuk pengobatan berbagai macam penyakit. Adapun manfaat madu, yaitu:

a. Manfaat madu untuk kesehatan kulit wajah

Madu tak hanya dikenal sebagai pemanis alami, madu juga memiliki manfaat lain yang dapat digunakan untuk kesehatan kulit khususnya kulit wajah. Madu dipercaya dapat digunakan untuk penghilang jerawat, namun perlu ditambahkan dengan beberapa bahan lain seperti jeruk nipis. Madu pun dapat dimanfaatkan untuk mengecilkan pori-pori wajah dan menghaluskan kulit wajah.

b. Madu sebagai penghilang batuk

Manfaat madu sebagai penghilang batuk tak hanya isapan jempol belaka yang tiada buktinya, namun manfaat ini dibuktikan dengan jurnal pula. Jurnal itu telah dirilis pada tahun 2007 dengan sampel anak-anak sebanyak 270 orang. Hasil dari penelitian yaitu dengan meminum satu sendok madu sebelum mereka tidur intensitas batuk yang terjadi mengalami penurunan.

c. Madu sebagai peningkat kekebalan tubuh

Di dalam madu ada aneka nutrisi yang begitu kompleks mulai dari vitamin hingga aneka mineral yang dibutuhkan tubuh. Tak heran bila kini banyak para orang tua yang mempercayai madu untuk diberikan kepada anak-anak mereka. Alasan para orang tua memberikan madu yaitu untuk menjaga kesehatan sang anak terutama untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan stamina.

d. Madu sebagai pembunuh bakteri

Di dalam madu ada suatu zat yang memiliki fungsi memperlambat laju bakteri bahkan mematikan bakteri tersebut sehingga tubuh terhindarkan penyakit. Telah dibuktikan pada suatu studi bila madu efektif membasmi bakteri dalam tubuh seperti E. Coli, Salmonella dan bakteri lain sejenisnya. Maka dari itu,khasiat dari madu tak perlu diragukan lagi.

Gempa di Filipina, BMKG: Gempa Tidak Berpotensi Sebabkan Tsunami di Indonesia

Gempa di Filipina, BMKG: Gempa Tidak Berpotensi Sebabkan Tsunami di Indonesia

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID – Gempa bermagnitudo 7,1 melanda kawasan Davao di Filipina pada Sabtu (29/12/2018) siang. Seiring terjadinya gempa ini, Pacific Tsunami Warning Center mengeluarkan adanya peringatan tsunami.
Dilansir dari CNBC, gempa dilaporkan berada di 193 kilometer di sebelah timur kota General Santos di Filipina. Pusat gempa berada di kedalaman 60 kilometer.

Menurut Pacific Tsunami Warning Center, potensi tsunami dapat terjadi hingga 300 kilometer dari pusat gempa. Ini termasuk wilayah yang berada di Indonesia.
Namun, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG) gempa tidak berpotensi menyebabkan tsunami di Indonesia.

Dalam catatan BMKG, pusat gempa berada 201 kilometer Timur Laut Kepulauan Talaud Sulawesi Utara di kedalaman 69 kilometer.
“Tidak berpotensi tsunami di wilayah Indonesia,” kata Taufan Sabtu (29/12/20180 siang.
Gempa bumi berkekuatan magnito 7,1 skala richter mengguncang wilayah tenggara Filipina, Sabtu (29/12/2018) pukul 10.39.12 WIB.
Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sulut, gempa tersebut berpusat di laut pada jarak 201 km arah timurlaut Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara pada kedalaman 69 Km. Adapun tepatnya pada koordinat 5,85 LU dan 126,81 BT.